Negara Zimbawe Yang Kritis Ekonomi

Filmlawas – Zimbabwe sekarang ini sedang jadi sorotan dunia sebab usaha pengambil alihan kekuasaan oleh militer. Presiden Robert Mugabe yang sudah pimpin negara itu sepanjang hampir empat dekade, sekarang ini diberitakan masih ada dibawah tahanan rumah. Kritis politik ini jadi memperburuk kondisi ekonomi di negara itu.

Lebih dari 60 % masyarakat di Zimbabwe sekarang ini hidup dibawah garis kemiskinan. Keadaan itu ironi, menhingat di waktu dulu, Zimbabwe sudah pernah jadi “keranjang roti” di Afrika. Tetapi keadaan kembali sebab negara itu alami kekeliruan manajemen industri, kekurangan pangan, mata uang yang ambruk serta korupsi yang menjalar.

Pada awal tahun 1980an, Mugabe dipilih jadi perdana mentri pertama dari satu negara Zimbabwe yang baru merdeka pada tahun 1980 sesudah sekian tahun dipenjara sebab sikap politiknya.

Dia dipuji oleh beberapa orang jadi figur bergaya Nelson Mandela yang akan pimpin negara ini ikuti dekade pemerintahan Inggris serta yang didominasi kulit putih.

“Ia tetap mempunyai sikap populis, yang bermakna ia ingin kerja untuk kebutuhan terbaik tetapi tidak harus ekonomi,” kata Funmi Akinluyi, manager portofolio yang berinvestasi di pasar Afrika serta tepian di Silk Invest.

Mugabe mendapatkan pernyataan internasional atas ide pendidikan serta kesehatan, serta negara itu terus tingkatkan export produk manufaktur serta pertaniannya. Secara cepat, Zimbabwe populer dengan produksi tembakaunya, serta usaha memberi dukungan pertanian selama tahun.

Selanjutnya di periode 1990an, momen politik Mugabe mulai menghilang. Beberapa kritikus menuduhnya lakukan kebrutalan serta penyuapan untuk menjaga kekuasaannya. Dia dengan berkelanjutan menyanggah lakukan kekeliruan itu.

Di periode ini, mulai berlangsung kekeliruan manajemen yang dikerjakan oleh Mugabe pada bidang pertanian. Hal itu jadi titik balik yang berperan pada musibah ekonomi. Saat itu, Mugabe memutuskan bahawa arah reformasi pertanahan pemerintah ialah akhiri beberapa puluh tahun pemilikan pertanian oleh tuan tanah berkulit putih, yang banyak dilihat jadi ketidakadilan kolonial.

“Undang-undang Pembebasan Tempat tahun 1992” itu sangat mungkin Mugabe untuk memaksakan pemilik tanah menyerahkan propertinya serta mendistribusikannya kembali. Pada tahun 1993, Mugabe meneror akan mengusir pemilik tanah kulit putih yang keberatan dengan ketentuan itu.

Di dekade seterusnya, yaitu tahun 2000an, kampanye itu terus diteruskan Mugabe. Dia memaksakan 4.000 petani kulit putih untuk menyerahkan tanah mereka. Tetapi dia tidak memperispkan gagasan secara baik tentang apa yang akan dikerjakan paca penyerahan paksa tanah itu. Mengakibatkan, hasil pertanian Zimbabwe turun mencolok dalam sekejap.

“Ada kekurangan makanan selekasnya,” ingat Akinluyi.

“Beberapa orang kelaparan,” sambungnya.

Cara barusan dibarengi oleh dua tahun panen yang jelek serta kekeringan kronis yang terus bersambung. Hal itu mengakibatkan kelaparan terjelek di negara itu dalam 60 tahun paling akhir.

Ditengah-tengah kekurangan beberapa barang keperluan basic, bank sentra menggenjot mesin bikin uangnya untuk membiayai import. Hasilnya ialah inflasi yang menjalar.

Pada pucuk kritis, harga bahan inti naik jadi 2x lipat tiap 24 jam. Ekonom Cato Institute memprediksi inflasi bulanan sampai 7,9 miliar % pada tahun 2008.

Diluar itu, angka pengangguran melompat, service publik ambruk serta ekonomi berkurang 18 % di tahun 2008.

Zimbabwe juga tinggalkan mata uangnya pada tahun 2009, hingga transaksi dikerjakan dalam dolar AS, rand Afrika Selatan serta tujuh mata uang yang lain.

Selanjutnya diawalnya tahun 2010an, Mugabe menyikapi sangsi internasional dengan meneror untuk merampas semua investasi punya Barat di negara itu. Intimidasi itu membuat calon investor menjauh.

Pemerintahan Mugabe selanjutnya coba mengubah konsentrasi ekonomi dari peternakan ke pertambangan. Dia memerintah semua penambang berlian untuk hentikan kegiatan serta tinggalkan sarana mereka. Gagasannya ialah supaya entitas yang diurus negara menggantikan operasi. Tetapi hal itu pun tidak berjalan sesuai dengan gagasan.

Zimbabwe makin alami kemerosotan ekonomi. Kekeringan kronis yang berlangsung makin jadi memperburuk kondisi ekonomi negara.

Akhir tahun kemarin, negara itu mulai cetak apa yang disebutkan obligasi catatan, sejumlah semasing 1 dolar AS.

Akinluyi menjelaskan kondisi sekarang ini benar-benar memprihatinkan sebab Zimbabwe mempunyai sangat banyak kekuatan.

demikianlah sejarah tentang negara zimbabwe, jika ada yang kurang boleh di isi di kolom komentar trims.

Biografi Lee Xiao Lung alias Bruce Lee

Filmlawas – Tokoh satu ini sangat terkenal sebagai legenda, aktor dalam dunia beladiri yang sampe sekarang kematiannya masih diperdebatkan krena banyak misteri. Berikut biografi dan profil dari Bruce Lee. Tahun 1940 adalah tahun naga, pada tahun itu di suatu rumah sakit di San Fransisco lahirlah Lee Xiao Lung. Dokter yang menangani kelahiran bayi itu, memberinya nama Inggris, Bruce. Demikianlah sang legenda terlahir. Saat berusia 6 tahun Bruce kecil sudah berakting untuk pertama kalinya dalam film berjudul “A Beginning Of A Boy”. Hal ini tidak mengherankan karena ayahnya Lee Hoi Chun adalah seorang aktor film. Bruce adalah anak yang rapuh bahkan ia termasuk anak yang susah makan. Sehingga ketika dia terlibat perkelahian ala jalanan ia mengalami kekalahan. Waktu itu ia berumur 14 tahun. Setelah berdiskusi dengan ibunya, ia memutuskan belajar seni bela diri.

Jenis ilmu bela diri yang ia pelajari adalah Wing Chun, ia berguru dengan Sifu Yip Man. Ia juga berguru dengan master kungfu Siu Hon Sung. Biasanya dibutuhkan tiga minggu untuk menguasai 30 jurus Siu Hon Sung, Bruce Lee hanya memerlukan tiga malam saja. Disamping itu Bruce Lee juga mendapat ketrampilan anggar dari ayahnya. Ada satu hal unik, Bruce Lee tidak hanya mahir beladiri. Ternyata ia pintar menari cha-cha bahkan pada tahun 1958 ia berhasil meraih trophy Hongkong Cha-Cha Championship.

Seiring dengan berjalannya waktu, Bruce lee ingin sekali menguji keahlian kungfunya dalam perkelahian yang sesungguhnya. Maka ia pun terlibat dalam perkelahian jalanan. Polisi memberi peringatan kepada ibunya jika Bruce tidak menghentikan ulahnya maka ia akan ditahan. Lalu ayahnya membuat keputusan untuk mengirim Bruce ke Amerika agar menjadi orang yang lebih bertanggung jawab.Dengan berbekal 100 US$ berangkatlah ia ke tanah kelahirannya San Fransisco dengan kapal laut. Dalam perjalanan Bruce masih sempat mencari uang dengan memberi kursus tari cha-cha.

Di San Fransisco, Bruce dititipkan kepada teman ayahnya, Ruby Chow, pemilik sebuah restoran. Bruce pun ikut bekerja di restoran tersebut. Setelah menyelesaikan SMA, Bruce masih giat membina fisiknya. Baginya tidak cukup sekedar menjadi ahli seni bela diri yang baik, ia harus menjadi yang terbaik.

Bruce pun kemudian memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Seattle dan mengambil jurusan filsafat. Di universitas tersebut ia bersua dengan sesama teman dari Asia bernama Taki Kimura Kimura pernah mengalami serangkaian serangan rasialis. Didasari belas kasihan, Bruce memotivasi Kimura untuk meningkatkan harga dirinya dengan cara melatih dia seni beladiri. Inilah cikal bakal sekolah seni beladiri kungfu dan tidak lama kemudian sekolah itu pun berdiri. Sekolah ini terbuka untuk umum atau bagi siapa saja yang berminat. Berbeda sekali dengan di Hong Kong. Di Hong Kong, kung fu adalah ilmu rahasia yang tidak boleh sembarangan diajarkan kepada orang. Hanya orang terhormat saja yang boleh mempelajari kung fu.

Bruce Lee mulai berkarir di dunia seni peran

Tahun 1961 ia berjumpa dengan seorang gadis bernama Linda Emery. Mereka jatuh cinta, menikah, lalu lahirlah Brandon disusul Shannon dua tahun kemudian. Tahun 1964, dalam suatu turnamen karate, Bruce mendemonstrasikan jurus pukulan satu inchi yang legendaris. Seorang producer acara televisi sangat terkesan dengan penampilan Bruce yang penuh intensitas dan konsentrasi. Lalu ia melakukan pendekatan pada pihak Bruce Lee. Setelah melalui screening test, akhirnya Bruce mendapat peran sebagai kato dalam film Green Hornet. Kato hanyalah peran pembantu dalam film itu, namun popularitasnya mengalahkan peran utamanya, terlebih di Hong Kong

Van Williams, bintang utama Green Hornet, menceritakan tentang banyaknya stunt-man terluka karena gerakan Bruce, akibatnya sukar mencari stunt-man yang bersedia bekerja dengan Bruce. Bruce juga memiliki gerakan yang teramat cepat untuk ditangkap oleh kamera sehingga Bruce terpaksa memperlambat pergerakannya.

Setelah proyek “Green Hornet” usai Bruce membuka sekolah kung fu lagi yang baru bernama “Lee Jun Fan, Gung Fu Institute”. Di tempat inilah Bruce Lee belajar menggunakan senjata nunchaku. Para pesohor pun belajar kung fu di tempat ini seperti Kareem Abdul-Jabbar, James Coburn, dan Steve McQueen. Popularitas Bruce pun meningkat dan ini menaikkan nilai seorang Bruce Lee, untuk satu sesi latihan selama satu jam harga yang ditetapkan 300US$.

Di sekolah yang baru itu pula lah Bruce menciptakan teknik Jeet Kune Do, teknik memotong serangan. Bruce berpendapat memotong serangan lebih baik dan lebih cepat dari pada menahan lalu melakukan serangan.

Tahun 1967, Bruce membintangi “A Man Called Ironside”, sebagai seorang master martial art, Bruce sering melakukan adegan berbahaya sendiri tanpa stunt-man. Karir filmnya terus berlanjut, sampai akhirnya ia bisa memenuhi apa yang dicita-citakan yaitu dibayar lebih mahal daripada Steve McQueen perfilm.

Dengan pertimbangan tertentu Bruce memutuskan melanjutkan karir filmnya di Hong Kong. Beberapa film dibintanginya, sekarang Bruce sudah dianggap sebagai pahlawan nasional. Tidak puas dengan itu semua, dia membuka perusahaan sendiri karena ia ingin menulis skenario, menyutradarai, sekaligus membintangi film selanjutnya. Lagi-lagi Bruce berhasil, beberapa film produksi perusahaannya laris manis di pasaran.

Setelah berbagai film dibuat dan berbagai kesuksesan diraih, pada tanggal 10 Mei 1973 Bruce tiba-tiba pingsan selama setengah jam saat mengisi dubbing untuk “Enter The Dragon”. Dokter memberinya resep Manatol, obat untuk mengatasi gejala brain swelling (pengembangan otak).

Pada 20 Juli 1973, Bruce berencana akan bertemu dengan Raymond Chow dan Betty Ting Pei, yang akan menjadi salah satu bintang dalam film “Game of Death”. Di rumah Betty, Bruce mengeluh sakit kepala kemudian dia meminum Aguagesic, obat sakit kepala yg biasa dikonsumsi Betty. Lalu Bruce merebahkan diri, saat tertidur ternyata serangan brain swelling datang kembali. Akhirnya Bruce meninggal di ruang gawat darurat RS Queen Elizabeth.

Misteri Di Balik Kematian Bruce Lee
Kabar kematian Bruce Lee sangat mengejutkan, bahkan banyak yang tidak percaya. Berbagai spekulasi tentang kematiannya bermunculan, seperti:

  1. Dia dibunuh oleh gangster karena menolak membayar uang keamanan, suatu praktek yang lazim dalan dunia perfilman Hong Kong saat itu.
  2. Dia dibunuh pendekar shaolin yang marah karena Bruce telah menyebarkan kung fu kepada semua orang di penjuru dunia
  3. Bruce dikutuk karena telah membeli rumah berhantu
  4. Bruce meninggal saat berselingkuh dengan Betty Ting Pei
  5. Kebanyakan orang Cina yakin Bruce tewas karena terlalu keras berlatih kung fu

Terlepas dari spekulasi tersebut, fakta medis menyebutkan Bruce meninggal setelah mengalami koma karena Cerebral Edema, pembengkakan otak karena cairan yang berlebih.

Demikian lah biografi Bruce Lee si legendaris yang mempunyai pukulan 1 inci, yang kematiannya masih misteri hingga saat ini.

Menelusuri Sejarah Rumah Pengabdi Setan

Filmlawas – Siapa yang ngak kenal film Pengabdi Setan, film hotor yang begitu sukses di tahun 1980, dan di rilis lagi pada tahun 2017, film yang begitu menyeramkan dan meninggalkan bekas yang mendalam yang tidak bisa dilupakan begitu saja, dengan set lokasi syuting di tempat kejadiannya langsung yang berada di kawasan desa marga mukti Pengalengan Bandung. Rumah yang di buat pada zaman belanda pada tahun 1800-an dan masih saja ramai di kunjungi wisatawan hingga kini.

Beberapa orang ingin tahu dengan cerita menarik dibalik rumah yang waktu di adegan film dapat membuat bulu kuduk berdiri. KRjogja.com juga meluangkan bertandang ke tempat itu yang sebetulnya benar-benar indah sebab bersisihan dengan bentangan kebun teh dengan situasi demikian sejuk.

Rumah itu nyatanya adalah rumah dinas punya PTPN VIII Kertamanah yang tetap dipakai semenjak dibuat dulu. Penghuninnya nyatanya pekerja PTPN VIII yang ditugaskan kerja di perkebunan teh itu.

“Kebetulan paling lama kosong cuma dua hari, sebab tetap digunakan pekerja yang didinaskan kesini (Kertamanah). Tetapi memang semenjak Februari 2017, sesudah dipakai syuting tidak digunakan sebab jadi tempat wisata,” papar Iyay Hidayat satu diantara petugas sekuriti penjaga lokasi perkebunan.

Tiga hari paling akhir, rumah yang terbagi dalam dua lantai ini berasa tambah lebih menyeramkan dari umumnya. Beberapa petugas memberi sentuhan property di sejumlah kamar ikonik untuk meningkatkan kesan-kesan angker rumah itu, sesaat photo tersisa property masih didiamkan terhitung photo ikonik ‘Ibu’ yang masih terpasang.

“Kemarin ada yang meminta ditambah lagi property seperti pocong, orang menggantung serta beberapa barang mistis. Tidak ada tujuan apa-apa cuma supaya lebih menarik saja didatangi, baru tiga hari paling akhir dibikin. Jika fotonya duli semenjak syuting ditinggal,” sambungnya.

Iyay menjelaskan, rumah dua lantai itu masih asli 80 % semenjak dibikin pertama kali dulu. Cuma atap serta teras saja yang telah ditukar sebab termakan umur.

“Selalu dirawat soalnya, sebab ini bangunan punya pemerintah serta tetap digunakan. Syukurlah jika memang dapat menarik pelancong, belum pernah sepi sampai satu tahun ini,” katanya tersenyum.

Rumah yang didominasi kayu ini juga tidak tertinggal tersisa narasi misteri. Sebagian orang yang tinggal dibagian belakang rumah sudah sempat bercerita alami hal tidak biasa salah satunya lihat figur wanita kenakan pakaian putih, sampai pintu yang mendadak lepas sendiri kuncinya.

Tetapi, selain itu semua rumah yang benar-benar menarik ini harus terus dirawat untuk menunjukkan potongan riwayat di PTPN VIII Kertamanah itu, apakah kalian tertarik untuk berwisata kesini?

Uji Nyali di Tempat Angker Jakarta

Filmlawas – Bicara wisata mistis di Jakarta, TPU Jeruk Purut adalah tempat yang paling mengerikan, tempat ini juga sering di gunakan untuk pembuatan film horor indonesia, Bayangkan saja, banyak cerita petualang yang uji nyali melihat aneka penampakan. Belum lagi, banyak benda-benda yang dianggap keramat.

“Wisata mistis di Jakarta yang paling ngeri? Tentu di sini, di Jeruk Purut,” ujar Babe O’ok.

Dengan rokok di tangan dan tongkat kecil, Babe O’ok menjelaskan alasan TPU Jeruk Purut disebut sebagai tempat wisata mistis paling mengerikan di Jakarta. Dia berujar, ada banyak penampakan yang bisa dilihat di pemakaman ini.

“Ada genderuwo yang hitam besar dan matanya menyala. Ada kuntilanak merah yang paling bahaya, Babe juga harus mati-matian ngeluarin dia kalau sudah masuk ke badan orang. Di pohon beringin yang di dekat jalan, itu ada iblis yang Babe tidak pernah dan tidak bakal suruh orang ke situ,” paparnya.

Saat bersamaan, ada dua lelaki ABG yang sedang menguji nyali di sana. Salah satunya yang disapa Awi mengaku, sering melihat penampakan sosok kuntilanak yang berambut panjang di dekat pohon kembar.

“Ada bang di pohon kembar. Kadang duduk, kadang ngintip, kadang kayak lagi nyisir gitu sambil ngeliatin kita,” ucap Awi.

Asal tahu saja, menurut Babe terdapat empat titik yang sering dijadikan lokasi wisata mistis di TPU Jeruk Purut. Keempat titik itu adalah pohon kembar dan sumur di sebelah kiri dari jalan yang membelah komplek TPU Jeruk Purut. Lalu, pohon benda serta makam keramat di sebelah kanannya.

“Paling gampang itu di pohon kembar, cuma kuntilanak doang dan Babe selalu ajak ke situ bagi yang pertama kali uji nyali ke sini. Kalau kuat, habis itu baru ke sumur tempatnya genderuwo. Yang paling berat, itu di pohon benda sama makam keramat,” ujarnya sambil menyeruput kopi.

Manurut Babe O’ok, pohon benda merupakan ‘markas’ dari para hantu di TPU Jeruk Purut. Usut punya usut, ada satu mahluk gaib yang menurut penuturan Babe O’ok di sana adalah mahluk sejenis tuyul, yang suka iseng terhadap manusia.

“Dia bukan tuyul tapi sejenis tuyul, kecil begitu seperti liliput tapi kupingnya lancip dan giginya mirip gergaji. Dia itu suka nyentil, nyolek atau nepok-nepok kita. Kalau ada yang mau ke sana, Babe saranin ngerokok karena dia suka sama asap rokok. Kalau nggak, ya bakalan digangguin deh,” katanya dengan logat Betawi kental.

Sedangkan di makam keramat, wisatawan yang beruji nyali di sana diharuskan untuk bertingkah sopan. Babe O’ok pun tak sembarangan menaruh peserta uji nyali di sana, demi alasan keselamatan.

Wisata mistis di TPU Jeruk Purut biasanya berlangsung dari pukul 23.00 WIB sampai 03.30 WIB. Soal penampakan hantu, terlihat dari pukul 00.00-02.00 WIB. Menurut Babe O’ok, itulah saatnya hantu-hantu gentayangan.

“Paling parah itu kalau sudah kesurupan, Babe yang turun tangan dan Babe yang harus ngurusin. Babe juga selalu ‘ngecek’ orang-orang yang habis uji nyali di sini sebelum pulang, biar selamat dan nggak ada yang ikutin,” tukas Babe.

Ada beberapa hal yang harus diingat petualang uji nyali di TPU Jeruk Purut, sesuai dengan perkataan Babe O’ok. Peserta dilarang menantang hantu-hantu atau sok berani, berperilaku sopan minimal mengucap salam atau permisi, berpakaian sopan, jangan bengong, dan tidak menginjak-injak kuburan. Bagi ibu hamil, wanita yang sedang datang bulan atau peserta yang sedang sakit dilarang keras ikutan.

“Biasanya orang yang sok-sok berani datang ke sini langsung minta diantar ke tempat yang paling seram. Tak sampai semenit udah keluar lari-larian manggil babe. Wisata mistis di sini bisa dibilang sebagai ajang mental dan mengenal dunia gaib. Tiap hari selalu ada yang datang untuk uji nyali, biasanya satu grup 5 orang atau lebih dan itu dari berbagai wilayah di Jakarta baik anak sekolah atau kuliah,” paparnya.

Soal bayaran, Anda yang mau menguji nyali cukup membayar ongkos parkir dan memberikan biaya seikhlasnya untuk Babe Oo’k. Babe Oo’k sendiri tidak menetapkan berapa biaya untuk uji nyali di sana.

“Kalau datang ke sini kuncennya harus Babe! Bukan apa-apa, karena Babe yang bertanggung jawab di sini dan semua orang sini juga kenal dengan Babe. Pasti ada aja, Babe lagi tiduran di rumah, tau-tau dipanggil orang ada yang kesurupan. Ternyata itu orang tidak bilang sama Babe dan main nyelonong aja. Babe ya mau nggak mau harus bantuin,” kata Babe Oo’k yang rumahnya di dekat musala di belakang komplek TPU Jeruk Purut.

Berapa lama biasanya peserta uji nyali bertahan di TPU Jeruk Purut? Menurut Babe Oo’k, peserta uji nyali paling kuat bertahan 10 menit di lokasi empat titik uji nyali. Bahkan, ada yang baru ditinggal Babe Oo’k langsung lari keluar ketakutan dengan wajah pucat.

Satu lagi yang jadi alasan TPU Jeruk Purut menjadi lokasi wisata mistis yang paling mengerikan karena banyaknya benda mustika. Benda mustika yang dimaksud Babe Oo’k merupakan benda-benda yang diyakini punya kekuatan gaib, seperti batu, cincin atau keris.

Sekitar pukul 00.30 WIB, saya harus bergegas pulang. Saya sendiri sempat melihat dan merasakan beberapa hal-hal gaib di TPU Jeruk Purut, seperti cahaya putih berkelap-kelip di samping suatu batu nisan yang menurut Babe Oo’k adalah benda mustika. Lalu yang bikin bulu kuduk merinding, bau melati yang tiba-tiba tercium semerbak dan hilang seketika, seolah hanya lewat begitu saja.

“Bau melati? Tadi si kunti (kuntilanak-red) lewat di belakang elo mau balik ke pohonnya. Persis di belakang badan elo jalannya. Cuma lewat saja, tidak apa-apa,” ujar Babe Oo’k yang menunjuk ke salah satu pohon

Seramnya Terowongan Casablanca

Filmlawas – Insiden ini berlangsung waktu saya masih jadi seseorang mahasiswa, seputar tahun 2005. Waktu itu di Indonesia tengah booming dengan film-film berjenis horror serta hantu yang mengusung narasi hantu-hantu lokal. Sebutlah saja beberapa judul seperti jelangkung, tusuk jelangkung, suster ngesot, hantu jeruk purut sampai hantu terowongan casablanca, semua jadi berlangganan di sebagian besar film yang diputar dibioskop.

Spesial untuk judul paling akhir, yaitu hantu terowongan casablanca, waktu punyai narasi tertentu. Malam itu seputar jam 21.00 WIB (saya tidak ingat tentu tanggal berapakah), saya akan mengantarkan seseorang rekan wanita saya, sesudah berjalan-jalan di Mall Ambasador yang terdapat di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan.

Mengingat letak rumah rekan saya di wilayah Rawamangun, saya sangat terpaksa ambil jalan melewati terowongan casablanca. Kebetulan waktu itu mitos mengenai hantu terowongan casablanca, tengah hangat dibahas, sebab memang waktu itu tren hantu serta mistik tengah naik daun. Malam itu waktu saya lewat di terowongan casablanca, keadaan tengah hujan rintik-rintik. Punya niat untuk pulang sebelum hujan besar, pada akhirnya saya dengan kecepatan lumayan tinggi bawa sepeda motor melalui terowongan casablanca.

Mendadak ditengah-tengah terowongan sepeda motor yang saya bawa serta berasa berat, serta oleng. Saya juga hentikan sepeda motor pas ditengah-tengah terowongan untuk mengecek apa yang berlangsung, serta temukan ban belakang motor saya bocor terserang semacam besi yang diubah mirip paku. Dengan perasaan jengkel, saya membimbing sepeda motor untuk cari tukang tambal ban paling dekat. tidak jauh dari ujung terowongan casablanca, persisnya di muka pintu masuk pemakaman umum, ada satu tukang tambal ban yang buka prakteknya dari sana.

Processed with VSCO with p5 preset

Dari terlalu jauh saya lihat ada seputar 2 sampai 3 motor yang parkir di dekat tukang tambal ban itu. Demikian sampai tukang tambal ban itu, nyatanya motor-motor yang saya lihat alami hal sama dengan saya yaitu bocor ban. Rasa bingung ada dalam pemikiran saya, waktu lihat nyatanya apa yang membuat ban sepeda motor saya serta ban sepeda motor yang lain bocor, karena disebabkan hal sama, yaitu potongan besi yang dibuat mirip besi, dengan ke-2 ujungnya dipotong lancip.

Dari beberapa motor yang mendatangi tambal ban itu semua harus menganti ban dalam sepeda motornya, sebab robek atau menyengaja dirobek oleh tukang tambal ban itu. mengingat uang yang hanya terbatas, saya hanya dapat berdoa supaya saya tidak harus sampai menganti ban sepeda motor. Tetapi nyatanya doa saya tidak didengar, saya juga harus menganti ban dalam pada harga yang selangit bila dibandingkan saya beli ban dalam di bengkel sah atau toko onderdil sepeda motor.

Tetapi sebab malam hampir larut serta saya harus selekasnya mengantarkan pulang rekan saya, dengan sangat terpaksa serta dibarengi rasa jengkel saya akhinya beli ban dalam dari tukang tambal ban itu. Keraguan akan terdapatnya usaha tidak sehat dari tukang tambal ban makin menjadi-jadi, waktu saya tengah menanti ban ditukar, ada seseorang pengendara sepeda motor yang alami ban bocor karena yang sama juga dengan saya serta beberapa motor sebelum saya.

Walau malam itu saya pulang, tetapi dalam hati masih berasa jengkel serta janji untuk lakukan penyidikan esok malam. Bukan lantaran kikir keluarkan uang untuk menganti ban dalam, tetapi penyidikan yang saya kerjakan murni didorong rasa ingin tahu apa tukang tambal ban itu kerja dengan jujur. Pas jam 20.30 WIB, saya telah memarkir sepeda motor saya diseberang jalan, bertemu langsung dengan tukang tambal ban yang saya jumpai malam awalnya.

Hasilnya mengagumkan, dalam tempo beberapa saat saja tukang tambal ban itu telah menganti 8 ban dalam sepeda motor, yang membuat beberapa pemilik sepeda motor pulang dengan raut muka jengkel serta tidak tulus. Mengingat waktu telah makin malam serta cukup sudah capek memerhatikan praktik tukang tambal ban dari terlalu jauh, saya juga berkemauan untuk meneruskan serta tingkatkan penyidikan pada malam selanjutnya.

Esok harinya saya mengalihkan tempat penyidikan di seputar depan terowongan casablanca yang tidak jauh dari Mal Ambassador. Sore itu saya menanti apa keraguan saya, jika tukang tambal ban yang saya jumpai dua malam lalu lakukan praktik menebar paku dapat dibuktikan ataukah tidak. Tapi sampai malam datang, tidak kelihatan terdapatnya kegiatan penebaran paku yang dikerjakan oleh siapa juga.

Tidak menyerah saya meneruskan penyelidikan pada malam selanjutnya, dengan waktu menanti di geser dari sore hari ke malam hari seputar jam 19.00 WIB. Malam itu juga penyidikan tidak membikinkan hasil. Tetapi saya tidak menyerah untuk menunjukkan hal tersebut, esok malam saya kembali menanti di seputar depan terowongan casablanca, kesempatan ini sampai pagi hari.

Serta apa yang saya mencuriga malam itu terjawab. Seputar jam 01.00 WIB, pagi hari, saya lihat sepeda motor dengan ditumpangi dua orang berhenti di mulut terowongan. Keadaan jalan waktu itu tengah sepi, serta orang yang dibonceng selanjutnya turun serta kelihatan menebar suatu yang dibawa dari kantong plastik. Tidak lama sesudah ke-2 orang itu pergi, atas nama berprasangka buruk saya juga berhenti di muka terowongan casablanca. Serta benar saja, saya temukan benda yang sama yang membuat ban sepeda motor saya beberapa malam lalu bocor, yaitu besi yang diruncingkan mirip paku.

Sesudah 4 malam lakukan penyidikan, pada akhirnya saya berasumsi lepas dari apa mitos hantu terowongan casablanca benar ataukah tidak, tetapi dengan pribadi saya telah temukan hantu terowongan casablanca yang sebetulnya. Hantu itu bukan kuntilanak merah atau hantu pria yang bunuh diri dengan memakai banner yang saya dapatkan, tetapi buat saya hantu terowongan casablanca yang sebenarnya ialah tukang tambal ban yang tidak bisa dipercaya, yang jalankan praktik bikin rugi seperti menyebar paku serta menyobek ban dalam waktu tengah menambal ban yang bocor

Biografi Indro Warkop

Drs. H. Indrodjojo Kusumonegoro atau akrab disapa sebagai Indro ” Warkop” dilahirkan di Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 8 Mei 1958, Ia merupakan personil grup lawak legendaris di Indonesia yaitu Warkop DKI yang masih hidup sampai sekarang setelah kepergian Dono dan Kasino yang telah wafat. Pendidikan terakhirnya adalah sarjana ekonomi di Universitas Pancasila, Jakarta.

Hobi yang paling digandrunginya sampai sekarang adalah berkendara dan melakukan tur dengan motor Harley Davidson namun masih tetap aktif sebagai pelawak dan mengisi acara-acara hiburan. Awal Warkop eksis saat diberi kesempatan untuk tampil di Radio Pambors Jakarta untuk mengisi acara obrolan komedi, disinilah Indro kemudian bertemu dengan Dono warkop yang juga menjadi penyiar Radio Prambors serta Kasino Warkop, dan dari sinilah cikal bakal terbentuknya grup lawak fenomenal “Warkop DKI” yang awalnya bernama Warkop Prambors yang dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro), yang kemudian terkenal menjadi Warkop DKI yang digawangi oleh Dono, Kasino dan Indro. Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI)

Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir. Ide awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors.

Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro. Rudy yang semula ikut Warkop saat masih siaran radio, tak berani ikut Warkop dalam melakukan lawakan panggung, karena demam panggung (stage fright).

Dono pun awalnya saat manggung beberapa menit pertama mojok dulu, karena masih malu dan takut. Setelah beberapa menit, barulah Dono mulai ikut berpartisipasi dan mulai kerasan, hingga akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah anggota termuda, saat anggota Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.

Pertama Kali Manggung

Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMA IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personel gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa pada tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar Rp20.000. Uang itu dirasakan para personel Warkop besar sekali, namun akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka. Berikutnya mereka manggung di Tropicana. Sebelum naik panggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi ternyata hasilnya kembali lumayan. Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar lahir sebagai bintang baru dalam dunia lawak Indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tetapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar Rp 1.000.000 per pertunjukan atau dibagi empat orang, setiap personel mendapat no pek goceng (Rp 250.000).

Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim royalti kepada Radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors.

Warkop DKI

Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktik upeti itu. Setelah puas manggung dan mengobrol di udara, Warkop mulai membuat film-film komedi yang selalu laris ditonton oleh masyarakat. Dari filmlah para personel Warkop mulai meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor Rp 15.000.000 per satu film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran uang, karena tiap tahun mereka membintangi minimal 2 judul film pada dekade 1980 dan 1990-an yang pada masa itu selalu diputar sebagai film menyambut Tahun Baru Masehi dan menyambut Hari Raya Idul Fitri di hampir semua bioskop utama di seluruh Indonesia.

Semasa berada di puncak kejayaan, Indrodjojo “Indro Warkop” Kusumonegoro, gemar sekali memboyong keluarganya berlibur ke Eropa dan Australia. Tapi, belakangan ia membawa mereka ke Tanah Suci Mekkah. “Dulu salah jalan gue,” ujar komedian yang namanya berkibar di bawah bendera Warkop bersama almarhum Dono dan Kasino itu. Tahun 2004 adalah ibadah umrah Indro yang ketiga. Bahkan, ia menunaikan ibadah haji tahun sebelumnya. Lelaki kelahiran 8 Mei 1958 itu merasa bahagia bisa melakukan napak tilas perjalanan Nabi.

Setiap kali sampai di multazam, Indro tak lupa mengucapkan doa khusus untuk Dono dan Kasino. “Mereka bukan cuma teman bagi gue, bahkan lebih dari saudara,” ujarnya kepada Nordin Hidayat dari Gatra. Rupanya, Indro tak sekadar melakukan napak tilas perjalanan Nabi. Seusai menunaikan rukun wajib, ia mampir dulu ke gerai Harley-Davidson Saudi Arabia di Andalus St., Jeddah. Bersama istri dan ketiga anaknya, Handika “Hade” Indrajanthy Putri, Satya Paramita “Hada” Dwinita, dan Harleyano “Harley” Triandro, penggila motor gede (moge) itu membelanjakan 4120 riyalnya (lebih dari Rp 10 juta) untuk aksesoris moge koleksinya. Bagi pemilik tujuh moge itu, belanja aksesori Harley buat keluarga ibarat ritual tahunan.

Indro memang menggandrungi Harley Davidson. Berbagai aksesoris motor besar buatan Amerika itu pun menjadi penghias di ruang tamunya. Ada yang terbuat dari tembaga dan berbentuk lukisan biasa. Miniatur sepeda tua di dalam figura kaca, berdiri di meja kiri. Boneka berkepala singa, terpajang di meja sudut kanan. Menggendarai motor Harley Davidson, hobi yang mendarah-daging dari keluarganya. Di komunitas Harley Davidson, ia menjabat sekretaris jenderal cum pendiri pertama Harley Davidson Club Indonesia (HDCI). Karena kegandrungannya, anak bungsunya ia beri nama Harley. Motor pertamanya dibeli tahun 1975. Baginya, Warkop adalah darah daging. Meski sendirian, ia tak ingin Warkop pupus. Ia merasa masih sebuah keluarga. Keluarga yang harus dipertahankan.
“Warkop kan, tinggal gue doang. Ya, gue yang memberikan saran dan mengawasi kehidupan mereka,”

Banyak kabar mengatakan kalau dirinya berencana membentuk grup baru. Walaupun saat ini Indro harus berjalan sendiri, dia menegaskan kalau dirinya tidak pernah berniat mengajak pelawak lain untuk membangun grup warkop yang baru.
“Yang bisa memisahkan kami bertiga hanya maut. Setelah Dono dan Kasino tak ada, saya akan melanjutkan grup ini sendiri. Tidak ada niat buat cari orang karena kami ditakdirkan untuk bertiga saja,” ujarnya menjelaskan.

Deretan Film Remaja Indonesia Dari Era 90

Filmlawas – kali ini deretan film – film lawas yang dari era 90an, apakah anak – anak jaman sekarang tau betapa memorablenya film ini? Kebanyakan film-film itu jadi bagian dari masa kecil kita ya, karena dulu film-film nggak sesering sekarang rilisnya, setiap film baru yang hits bisa bertahan sampai berbulan-bulan euforia-nya. Nah, berikut 10 film yang memorable banget di tahun 90an sampai awal tahun 2000an.

Pretty Woman (1990)

Salah satu adegan paling ikonik dari film ini adalah ketika Edward (Richard Gere) melompat keluar dari atap limo-nya dan memanjat naik ke apartemen Vivian (Julia Roberts) menggunakan tangga darurat sambil membawa bunga mawar merah, adegan metafora ksatria berkuda putih impian Vivian, ksatria yang akan menolong Vivian keluar dari lembah hitam.

Film komedi romantis ini berhasil menjadikan soundtrack filmnya “Oh, Pretty Woman” terkenal, akting Richard Gere juga menuai pujian dan aktris Julia Roberts membawa pulang Golden Globe Award sebagai Best Actress untuk perannya sebagai Vivian.

Scream (1996)

Sebagai satu-satunya film thriller yang masuk ke dalam daftar ini, Scream dipilih untuk mewakili genre-nya. Diputar berkali-kali di stasiun TV dan memiliki 3 sekuel filmnya, membuktikan Scream adalah film yang ikonik di masanya. Film ini dianggap unik karena menampilkan karakter yang sadar betapa mengerikannya dunia horor sebenarnya dan mendiskusikan (baca, menyindir) adegan-adegan klise di film bertemakan horor yang lain.

Karena kesuksesan filmnya yang pertama, Scream pun dibuat sekuelnya, Scream 2 dan Scream 3. Meskipun hanya film Scream 2 yang mendapatkan respon positif dari para penonton dan berhasil melanjutkan kesuksesan film sebelumnya.

Titanic (1997)

Nah, yang satu ini adalah film penyebab banyaknya pasangan yang suka naik-naik pagar pengaman di kapal demi berpose seperti Jack dan Rose. Hayo ngakuuu, siapa yang masih suka kayak gini tiap naik kapal? Saya masih. Hehe..

Film yang mengambil latar tenggelamnya RMS Titanic ini menceritakan tentang hubungan percintaan antara pasangan yang berasal dari kelas sosial yang berbeda. Meski memiliki ending yang tragis, film ini berhasil menjadi film pertama yang meraih keuntungan bersih dengan nilai menyentuh satuan Milyar! Sayangnya tahta Titanic sebagai film terlaris sepanjang masa sudah tergusur dengan film James Cameron (Sutradara yang sama yang menyutradarai Titanic) yang lain, Avatar. Pencapaian Titanic yang lain adalah menyabet 11 penghargaan dari 14 nominasi di Academy Awards hanya dengan satu film saja.

Children of Heaven (1997)

Masih ingat film yang satu ini? Film yang tidak tayang di bioksop ataupun ada kaset CD-nya. Film yang diputar berkali-kali di salah satu stasiun tv swasta ini salah satu film yang berkesan menurut saya.

Children of Heaven adalah film yang berasal dari Iran yang menceritakan petualangan seorang kakak beradik dan petualangan mereka setelah kehilangan sepasang sepatu. Film ini benar-benar tidak terasa film, tapi terasa seperti potret kehidupan nyata yang sebenarnya, bahwa terkadang, apa yang kita inginkan belum tentu bisa kita miliki. Bahkan dengan kemiskinan yang mereka alami, Ali dan Zahra tetap melindungi satu sama lain dan tetap menunjukkan empati pada orang lain yang juga mengalami kesusahan.

Film Children of Heaven menjadi film Iran pertama yang masuk dalam nominasi Academy Award untuk kategori Best Foreign Language Film dan diputar di banyak Festival Film di seluruh dunia. Seorang pembuat film dari Singapura, Jack Neo bahkan tergerak hatinya setelah menonton film ini dan yang menginspirasinya untuk membuat film yang bertemakan masalah yang dialami para remaja di Singapura, I Not Stupid (2002).

Kuch Kuch Hota Hai (1998)

Profil Kim Jaehwan Eks Wanna One Yang Akhirnya Debut Sebagai Solois
10 Potret Maternity Ratna Galih, Dari Sendiri Hingga Ditemani Keluarga
Selain Lee Min Ho, 5 Lawan Main Kim Go Eun Yang Bikin Hati Berdesir
Film India yang satu ini sepertinya cikal bakal mendarah dagingnya kecintaan masyarakat Indonesia pada film Bollywood. Siapa sih yang tidak kenal dengan Rahul, Anjali dan Tina? Eh, maksud saya, Shah Rukh Khan, Kajol dan Rani Mukerji. Sangking hitsnya Kuch Kuch Hota Hai, berkali-kali Shah Rukh Khan dan Kajol didapuk menjadi pasangan dalam film-film box office Bollywood yang lain. Sampai sekarang pun kalau lagu Kuch Kuch Hota Hai dan Koi Mil Gaya diputar, dijamin masih banyak yang bisa nyanyi dan joget mengikuti adegan filmnya.

Kabhi Kushi Kabhie Gham (2001)

Kabhi Kushi Kabhie Gham adalah film sukses Bollywood yang disutradari oleh Karan Johar, sutradara yang sama dari film Kuch Kuch Hota Hai. Film ini dibintangi oleh Amitabh Bachchan, Jaya Bachchan, Shah Rukh Khan, Kajol, Hrithik Roshan dan Kareena Kapoor sebagai para pemeran utama, dan penampilan cameo spesial dari Rani Mukerji.

Film yang banyak memecahkan rekor baik di India maupun Asia ini dijamin bakal menghabiskan tisu dirumahmu. Bercerita tentang keluarga India yang menghadapi masalah dan kesalahpahaman akibat pernikahan putra yang mereka adopsi dengan seorang gadis dari kelas ekonomi yang lebih rendah dari mereka. Sang adik, yang merupakan anak kandung yang asli berusaha menyatukan lagi keluarga besar mereka dengan berbagai cara.

A Walk To Remember (2002)

A Walk To Remember adalah film drama remaja romantis yang diangkat dari novel yang berjudul sama karya Nicholas Spark. Dibintangi oleh Shane West dan Mandy Moore film ini menceritakan tentang sang idola kampus yang tampan yang jatuh cinta dengan gadis paling tidak populer di kampus.

Film ini menuai banyak respon negatif dari para kritikus meski populer di kalangan yang lebih umum. Walaupun dibumbui dengan beberapa hal klise seperti transformasi gadis tidak-populer menjadi gadis cantik ala Betty, la fea, film ini tetap berkesan karena karakter Jamie (Mandy Moore) yang diceritakan menderita leukimia. Karakter Jamie sendiri terinspirasi oleh adik dari Nicholas Spark yang meninggal karena kanker di tahun 2000. Plot film dan novelnya pun berdasarkan kisah hidup sang adik, yang bertemu seorang pria yang ingin menikahinya meskipun si pria tahu adiknya sakit dan mungkin tidak akan hidup lama.

Petualangan Sherina (2000)

Buat generasi 90-an dan 2000-an, film ini mesti berbekas banget ya di ingatan kalian? Menjadi film musikal pertama di Indonesia yang menggandeng anak-anak sebagai pemeran utama, film Petualangan Sherina adalah karya sutradara Riri Riza yang paling dikenal.

Film ini juga sudah sukses membuat kebanyakan anak, terutama anak cewek, pasang hansaplast disekujur badan dan berusaha keliatan sama kerennya dengan Sherina di film. Lagu-lagunya pun banyak yang ikonik, seperti, “Lihatlah Lebih Dekat”, “Jagoan” dan “Bintang-Bintang”. Banyak pesan moral yang terkandung dalam film ini yang membuat film ini masih pantas ditonton ulang bareng anak, adik atau kemenakan kamu.

Ada Apa Dengan Cinta (2002)

Ditengah redupnya Industri perfilman Indonesia di era 1990-an, film Petualangan Sherina dan Ada Apa Dengan Cinta karya Riri Riza dan Mira Lesmana berhasil menjadi ikon kebangkitan perfilman lokal. Dibalut bahasa-bahasa puitis, romantisme kafe-kafe lawas di Jakarta dan kedai buku bekas, film ini berhasil menjaring banyak penonton tidak hanya dari kalangan remaja.

Banyak adegan-adegan ikonik di film, seperti ketika Rangga (Nicholas Saputra) membacakan puisi yang didedikasikannya untuk Cinta (Dian Sastrowardoyo), atau adegan perpisahan mereka di bandara yang sukses membuat para penonton jambak-jambak rambut gregetan. Film legendaris Indonesia ini akhirnya dibuat sekuelnya setelah 14 tahun demi menjawab keinginan para penggemar yang ingin melihat Rangga dan Cinta dipertemukan kembali.

Setelah AADC2 yang juga sukses di pasaran, Mira Lesmana pun menyebutkan akan membuat AADC3 sehingga menjadikan film ini, film trilogi.

Eiffel I’m in Love (2003)

Diangkat dari novel karya Rachmania Arunita dengan judul yang sama, Eiffel I’m in Love adalah film drama romantis remaja yang dibalut dengan unsur komedi. Diperankan oleh Samuel Rizal sebagai Adit dan Shandy Aulia sebagai Tita, film ini sukses menjaring para penonton remaja. Keromantisan Adit dan Tita dalam film ini nggak kalah sama romantisnya pasangan-pasangan di drama Korea. Sangking gemesnya, kalian dijamin bakal geli-geli dan senyum-senyum sendiri,

ayo buat kalian yang dari era 90an mana film favorit kalian dari yang diatas? pasti ingin nonton di youtube.

Perbedaan Anak Tahun 90an dan Sekarang

Filmlawas – Sebelum membahas artikel ini, kita tidak lepas dari yang namanya teknologi dan globalisasi. Karena, perbedaan yang muncul antara anak tahun 90-an dan anak zaman sekarang, merupakan sebuah proses yang diakibatkan oleh teknologi yang canggih dan pengaruh globalisasi. Oleh karena itu, kita harus mengetahui terlebih dahulu teknologi dan globalisasi tersebut. Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia . Sedangkan Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya.

Dengan adanya teknologi dan globalisasi terjadilah perkembangan zaman. Nah…sudah tahukan arti teknologi dan globalisasi itu?Mari kita bahas artikel ini lebih lanjut. Membahas perbedaan antara anak tahun 90-an dan anak zaman sekarang tidak akan ada habisnya. Mari kita simak sedikit perbedaan tersebut.

Anak tahun 90-an:

Hobinya anak 90-an banget nih! yang cowok main bola dari sore sampai magrib dan bagi yang cewek main tukar-tukaran binder

Pasti anak tahun 90-an pernah merasakan keseruan main bola sepulang sekolah, sampai bisa lupa waktu. Kadang adzan magrib sebagai pertanda pertandingan telah berakhir. Sesampainya dirumah, langsung deh kena marah sama mama. Bagi anak cewek tahun 90-an, tukar-tukaran binder waktu dulu sangat asik. Karena, bisa mengoleksi binder-binder yang belum ada atau binder yang kita suka, diganti dengan binder yang banyak kita miliki.

Mendengarkan perkataan orang tua ketika berada didekatnya

Dulu, ketika orang tua di dekat kita dan berbicara dengan kita atau dengan anggota keluarga yang lain, pasti kita mendengarkan walau kurang paham. Kalau ada pembicaraan yang serius, baru deh kita disuruh pergi main. Kadang orang tua kita yang menjauh, mencari tempat supaya kita enggak menguping pembicaraan mereka.

Berinteraksi secara langsung

Anak 90-an yang baca artikel ini tahu deh, gimana rasanya berinteraksi secara langsung. kalau ingin main dengan teman, langsung pergi kerumah teman sambil ajak teman yang lainnya. Sampai dirumah teman, sama-sama meneriaki namanya, sambil mengetuk pintu. Kadang yang keluar orang tuanya, kemudian dia bilang kalau anaknya enggak ada dirumah. Padahal, sudah janji main bareng tadi dan sandalnya pun ada diluar.

Suka nonton film kartun

Nah… yang ini pasti nggak asing buat anak 90-an, minggu pagi anak 90-an udah start didepan TV, sambil nonton film kartun kesukaannya. Kalau saya sering nonton film power rangers di chanel yang berlogo ikan, siripnya warna pelangi itu. Duh, jadi kangen masa kecil dulu ya gan! Sekarang, jarang lagi di tayangin. Karena, pihak televisi mencari rating yang tinggi, dengan acara goyang-goyangan dan musiknya.

Anak tahun 90-an jarang makan ke cafe

Dulu, anak-anak terutama yang sma dan mahasiswa, jarang yang makan keseringan ke cafe. Salah satu sebabnya karena, masakan orang tua lebih enak dari masakan orang lain. Kalaupun ke cafe, palingan cuma sekali-kali sama teman, sambil berbincang-bincang. Anak muda di tahun 90-an dulu kalau lagi nongkrong, pasti bawa buku novel atau TTS buat hilangkan bosan.

Anak 90-an yang SD, SMP kalau pulang sekolah dijemput orang tua atau jalan kaki bareng teman
Anak-anak 90-an yang masih SD, SMP pulang sekolah, pasti dijemput orang tua. Kalaupun enggak, pasti pulangnya jalan kaki bareng teman atau bersama-sama pulang dengan naik angkutan umum. Dulu, Jarang orang tua yang berikan kendaraan ke anaknya , sebelum beranjak usia 17 tahun.

Ada PR dikasih guru langsung dicatat

Dulu, kalau guru kasih PR saat bel pulang bunyi, kita pasti langsung mencatat. Walaupun lagi capek atau nggaknya, tetap aja diusahain buat mencatat dengan tulisan yang nggak karuan. Kalau ada tugas kampus atau sekolah langsung deh, keperpustakaan solusinya. Kadang nggak ketemu bukunya, mau sampai berhari-hari duduk di perpustakaan. Buat cari buku dan menyelesaikan tugas. Kemungkinan untuk plagiat karya orang lain secara utuh sangat kecil waktu dulu.

Bangun tidur langsung bersihkan tempat tidur atau langsung pergi mandi untuk berangkat sekolah
Anak yang lahir ditahun 90-an waktu kecil, pasti bangun tidur bersihkan tempat tidur. Kadang dibantu orang tua karena, disuruh untuk mandi. Supaya cepat berangkat ke sekolah. Kebiasaan membersihkan tempat tidur sekarang banyak ditinggalkan. Karena, anak zaman sekarang sering dimanja oleh orang tuanya sehingga banyak yang enggak pandai atau malas membersihkan tempat tidur.

Anak zaman sekarang :

Hobinya mainin gadget

Mereka nggak tau waktu, cuma habisin waktu mainin gadget, tanpa keluar rumah. Dengan menghabiskan waktu dirumah saja, mengakibatkan proses sosialiasi anak zaman sekarang terganggu. Karena, kurangnya interaksi dengan orang lain. Sehingga menimbulkan sikap tidak percaya diri. Menghabiskan waktu dengan gadget membuat anak banyak yang melalaikan sholat.

Dengarin musik dimana saja

Anak zaman sekarang kurang mendengarkan omongan orang tuanya, ketika berkumpul bersama. Bahkan dimana-mana, ketika orang tuanya bicara dengan dia. Dia malah asik sendiri mendengarkan musik.

Berinteraksi lewat Hp, mainnya saling tukar PIN BBM atau ID LINE

Anak zaman sekarang ini, kalau mau ngomong atau main sama temannya, pasti ngomong lewat media sosial dulu. Kalau ada teman baru, pasti mintak saling tukaran PIN BBM atau ID LINE yang mengakibatkan interaksi dan kontak fisik secara langsung minim. Contohnya saja, saat kenal dengan orang baru, berjabat tangan sudah jarang dan berbicara secara langsung dengan waktu yang agak lama sudah jarang.

Karena, adanya media sosial membuat kontak secara langsung yang bermanfaat dalam berkomunikasi tapi, juga merupakan ancaman untuk kontak secara fisik yang minim. Kalau lagi mau ngomong atau berinteraksi, anak sekarang kebanyakan lewat HP dengan memakai media sosial seperti LINE atau BBM Kemudian, saling tukaran PIN atau ID.

Sukanya nonton film cinta-cintaan

Film yang di tonton saat pulang sekolah sekarang, kebanyakan anak lebih suka menonton film cinta-cintaan. Akibat kurangnya film kartun atau animasi yang ditayangkan di televisi.

Sering nongkrong di cafe sambil pesan makanan yang cepat saji dan tidak lupa foto-foto untuk diupload ke media sosial.
Anak zaman sekarang, kalau lapar sering nongkrong di cafe. Padahal, duit lagi pas-pasan tetap saja dipaksakan ke cafe, sambil pesan makanan yang cepat saji. Tidak lupa berfoto-foto sambil menunggu makanan dihidangkan. Kemudian, upload deh ke media sosial.

Anak smp zaman sekarang udah dikasih motor

Orang tua sekarang, banyak yang memberikan motor ke anak mereka, yang gunanya untuk membantu mereka belajar supaya tidak terlambat sekolah. Malah digunakan untuk pacaran. Pacarannya sambil peluk-pelukan pula, duh…miris melihat anak sekarang…

Malas mencatat dan suka Copy Paste karya orang lain
Saat dikasih PR oleh gurunya, kebanyakan dari anak-anak muda sekarang ini, mereka cuma foto atau capture tugas tersebut. Karena, malas mencatat dan ketika ada tugas sekolah atau kampus solusinya cari di internet dan Copy Paste.

Bangun tidur langsung pegang HP dan dimana-mana bawa HP

Anak sekarang ini, saat baru bangun tidur langsung periksa HP mereka dan dimana-mana membawa HP. Tanpa membawa HP, akan terasa sesuatu yang mengganjal dan mengakibatkan perasaan tidak tenang. Bahkan karena, keasikan dengan HP mereka lupa dan melalaikan kejawiban untuk sholat 5 waktu bagi yang beragama islam.

Jadi flashback ya gan? begitulah sedikit contoh perbedaan anak zaman 90-an dan anak zaman sekarang. Pengaruh era globalisasi dan teknologi sangat berdampak terhadap perkembangan zaman, contohnya saja perbedaan generasi antara tahun 90-an dan tahun sekarang ini. Untuk menggunakan teknologi di era globalisasi, sebenarnya tergantung diri kita sendiri.

Dewasa atau tidaknya kita dalam menggunakannya. Kedepannya, anak-anak kitalah yang bakal merasakan dampaknya. Oleh karena itu, kita harus pandai-pandai menjaga dan membimbingnya sebagai penerus zaman. Karena, pengaruh teknologi yang bahaya ini, sudah di prediksi oleh ilmuwan terkenal yang berkata “I fear the day technology will surpass our human interaction. The world will have a generation of idiots” – Albert Einstein, akankah anak jaman di era 2019 ini bisa merasakan era tahun 90an yang sangat positif?

Biografi Pelawak legendaris Jojon

FilmlawasDjhuri Masjan atau yang kita kenal Jojon merupakan pelawak legendaris Indonesia yang mempunyai nama asli Djuhri Masdjan. Ia mengawali karirnya sebagai pemain sandiwara keliling sejak usia remaja. Karirnya mulai melejit tatkala ia memutuskan bergabung bersama grup lawak bernama “Jayakarta Group” bersama U’uk, Esther, dan Cahyono pada era 70-an.

Jayakarta Group menjadi grup lawak paling fenomenal saat itu setelah tampil di berbagai acara TVRI salah satunya Aneka Ria Nusantara. Mereka juga kerap mendapat tawaran manggung dari berbagai daerah Indonesia. Penampilan Jojon sendiri yang selalu memakai kumis kecil ala Charlie Chaplin dan celana selutut tentunya menjadi daya tarik yang khas bagi para penggemarnya.

Sayangnya di tahun 90-an, Jojon lebih memilih untuk bersolo karir dan keluar dari Jayakarta Group. Meski tak lagi bersama, kemampuan melawak Jojon tetap mampu mengocok perut masyarakat luas dengan gayanya yang polos. Ia juga kerap berkolaborasi dengan pelawak lainnya seperti Eko Patrio, Akri, Parto, Bolot dan Mali.

Selain melawak, ia juga kerap membintangi berbagai film Indonesia seperti “Vina Bilang Cinta” (2005), “Setannya Kok Beneran?” (2008), “Mau Dong Ah” (2009) dan “Badai di Ujung Negeri”. Tak hanya itu saja, Jojon juga sering muncul sebagai bintang tamu dalam acara lawak terkenal Indonesia “Opera Van Java”. Bahkan Jojon pernah meraih penghargaan Tokoh Inspirasional dalam ajang OVJ Awards 2013.

Meski selalu memerankan tokoh yang sedikit bodoh namun nyatanya Jojon adalah sosok yang agamis. Ia pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Wanaraja. Selain itu, pelawak asal Karawang ini juga kerap memberi siraman rohani kepada rekan-rekan artisnya. Bahkan ia pernah membuat teman segrupnya di Jayakarta Grup yakni Cahyono menjadi mualaf.

“Saya Nasrani selama 42 tahun, tapi Alhamdulillah, saya diberikan teman-teman yang luar biasa Jojon, Esther, U’uk di Jayakarta Grup,” cerita Cahyono. “Khusus Jojon, dia itu lulusan Ponpes Wanaraja, nah dialah yang menjadi guru ngaji saya pada awal-awalnya.”

Jojon menghembuskan nafas terakhirnya akibat serangan jantung pukul 06:04 WIB tanggal 6 Maret 2014 di RS Ramsey Premier Jatinegara, Jakarta. Suami dari Bunda Henny ini meninggal dalam usianya yang ke-66 tahun. Jenazah Jojon disemayamkan di TPU Kebon Pedes Bogor.

Design a site like this with WordPress.com
Get started